Pelajaran 4 dari 4 — Mengenal Kristus: Sebuah Pembelajaran

Bagaimana Kita Mengikuti Kristus?

Waktu baca: 12–18 menit Dengan pertanyaan/diskusi: 30–45 menit

Untuk mengikuti Kristus, kita menerima Dia sebagai Tuhan dan mendengarkan suara-Nya di atas segala suara lain, mendengar, menaati, dan tetap setia karena Dia lebih dahulu mengasihi kita.

Persiapan untuk Pelajaran Ini Tujuan, sasaran pembelajaran, ayat-ayat kunci, dan persiapan
Tujuan pelajaran ini: Untuk melihat dari Kitab Suci apa artinya menerima Kristus sebagai Tuhan, mendengar firman-Nya dan menaatinya dalam kasih, mengenakan karakter-Nya, menyangkal diri, dan tetap setia kepada-Nya — bahkan ketika mengikuti Dia berharga mahal.

Apa yang Akan Anda Pelajari

  • Apa artinya mengaku dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan atas hidup Anda
  • Mengapa mendengar firman Kristus berarti membangun hidup Anda di atasnya, bukan sekadar mengetahuinya
  • Apa artinya "mengenakan Kristus" melalui pertobatan, baptisan, dan hidup oleh Roh
  • Apa artinya menyangkal diri dan memikul salib setiap hari
  • Mengapa Kristus tidak terbagi, dan mengapa tidak ada tradisi atau gelar yang boleh lebih besar daripada Dia
Sebelum Anda Memulai Luangkanlah waktu sejenak untuk menenangkan diri di hadapan Allah. Mengikuti Kristus bukanlah pengalaman emosional yang sesaat — itu adalah perjalanan kesetiaan seumur hidup. Mintalah Dia memberi Anda hati yang jujur dan bersedia saat Anda membaca.

Ayat-Ayat Kunci

  • Roma 10:9; Yohanes 10:27; Lukas 6:46
  • Matius 7:24; Yohanes 8:31–32; Yohanes 14:15; 1 Yohanes 4:19
  • Roma 6:3–4; Roma 13:14; Galatia 5:16; 1 Yohanes 1:9; Yohanes 13:34
  • Lukas 9:23; 1 Petrus 2:21; Matius 10:22; Ibrani 12:1–2
  • 1 Korintus 1:13
Belajar bersama orang lain? Bacalah Kitab Suci bersama-sama dengan suara nyaring, jangan terburu-buru, dan berilah ruang untuk pertanyaan-pertanyaan yang jujur. Tujuannya bukan untuk buru-buru menyelesaikan materi, melainkan untuk melihat Kristus dengan jelas dan menanggapi-Nya dengan tulus.

1. Kristus Harus Menjadi Tuhan atas Hidup Kita

"Jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan."
Roma 10:9

Mengaku Yesus sebagai Tuhan berarti mempercayai-Nya dan menyerahkan hidup kita kepada otoritas-Nya. Dia bukan sekadar seseorang yang kita percayai; Dia adalah Dia yang kita dengarkan dan ikuti.

"Mengapakah kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan?"
Lukas 6:46
"Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka, dan mereka mengikut Aku."
Yohanes 10:27

Hanya Kristus yang adalah Gembala dan Juru Selamat. Guru-guru yang setia dapat menolong kita, tetapi tidak ada orang atau kelompok yang boleh menggantikan suara-Nya, bertentangan dengan firman-Nya, atau menuntut kesetiaan yang hanya menjadi hak-Nya.

"Keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."
Kisah Para Rasul 4:12

Suatu hari, setiap lutut akan bertelut dan setiap lidah akan mengaku bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan. Karena itu, kita dengan sukarela menyerahkan hidup kita kepada-Nya sekarang.

"Dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi... dan segala lidah mengaku: 'Yesus Kristus adalah Tuhan,' bagi kemuliaan Allah, Bapa!"
Filipi 2:10–11
Gagasan utama Mengaku Kristus sebagai Tuhan berarti mendengarkan Dia, mempercayai-Nya, dan mengikuti-Nya.

2. Kita Mendengarkan Dia dan Menaati-Nya dalam Kasih

"Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu."
Matius 7:24

Badai menyingkapkan fondasi itu. Mendengar Kristus bukan sekadar mengetahui perkataan-Nya; itu adalah membangun hidup kita di atasnya. Semua murid-Nya dipanggil untuk membangun di atas fondasi yang sama.

"Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku; dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
Yohanes 8:31–32
"Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku."
Yohanes 14:15

Kita tidak taat untuk memperoleh kasih atau anugerah-Nya. Kita taat karena Dia lebih dahulu mengasihi kita:

"Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita."
1 Yohanes 4:19
"Perintah-perintah-Nya tidaklah berat."
1 Yohanes 5:3
Gagasan utama Ketika kita mengasihi Kristus, kita mendengarkan Dia, mempercayai-Nya, dan menaati-Nya.

3. Kita Mengenakan Kristus

Melalui pertobatan dan baptisan, kita dipersatukan dengan kematian dan kebangkitan Kristus dan dipanggil untuk hidup dalam kebaruan hidup:

"Kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya. Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru."
Roma 6:3–4
"Kenakanlah Tuhan Yesus Kristus dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya."
Roma 13:14

Mengenakan Kristus berarti membiarkan karakter-Nya membentuk pikiran, keinginan, perkataan, dan tindakan kita. Hidup ini tidak dapat dijalani hanya dengan kekuatan manusia semata:

"Hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging."
Galatia 5:16

Ketika kita berdosa, kita tidak bersembunyi dari Allah. Kita kembali kepada-Nya dengan pengakuan dan pertobatan:

"Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil... sehingga Ia mengampuni segala dosa kita."
1 Yohanes 1:9

Mengenakan Kristus juga berarti belajar mengasihi sebagaimana Dia mengasihi:

"Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu."
Yohanes 13:34

Kasih-Nya menjangkau bahkan mereka yang menentang kita. Kasih itu menolak kebencian, balas dendam, dan kepahitan.

Mereka yang mengenakan Kristus juga rindu menolong orang lain mengenal dan mengikuti-Nya:

"Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku... dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu."
Matius 28:19–20
Gagasan utama Seorang murid tidak menginginkan hati yang terbagi. Dia ingin menjadi sepenuhnya milik Kristus dan mencerminkan Dia di dalam dunia.

4. Kita Menyangkal Diri dan Memikul Salib

"Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku."
Lukas 9:23

Mengikuti Kristus berarti kita tidak lagi hidup hanya untuk diri sendiri. Kita menjadi milik Dia yang mengasihi kita dan menyerahkan diri-Nya bagi kita.

Menyangkal diri tidak berarti percaya bahwa hidup kita tidak bernilai. Itu berarti menyerahkan kesombongan, keinginan yang mementingkan diri sendiri, dan kehendak pribadi kita ketika hal-hal itu bertentangan dengan Kristus.

Mengikuti Dia mungkin mendatangkan pengorbanan, penolakan, atau penganiayaan:

"Kristus telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya."
1 Petrus 2:21

Mengikuti Kristus bukanlah pengalaman emosional yang sesaat. Itu adalah perjalanan kesetiaan seumur hidup:

"Orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat."
Matius 10:22
"Marilah kita berlari dengan tekun… dengan mata yang tertuju hanya kepada Yesus."
Ibrani 12:1–2
Gagasan utama Kita bertahan bukan dengan mengandalkan kekuatan kita sendiri, melainkan dengan memandang kepada Yesus.

5. Kita Mengingat bahwa Kristus Tidak Terbagi

"Apakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan untuk kamu? Atau adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus?"
1 Korintus 1:13

Tidak ada tradisi, gelar, kelompok, atau identitas Kristen yang boleh menjadi lebih besar daripada Tuhan yang telah mati bagi kita.

Gagasan utama Dalam dunia Kristen yang terpecah-belah, kita mengingat bahwa Kristus tidak terbagi. Kita pertama-tama menjadi milik-Nya dan adalah anggota-anggota satu tubuh, dengan Kristus semata sebagai Kepalanya.

Kebenaran Utama

Untuk mengikuti Kristus, kita menerima Dia sebagai Tuhan dan mendengarkan suara-Nya di atas segala suara lain.

Kita mendengar firman-Nya dan menaati-Nya karena Dia lebih dahulu mengasihi kita.

Melalui pertobatan dan baptisan, kita dipersatukan dengan Kristus dan dipanggil untuk hidup dalam kebaruan hidup.

Kita mengenakan Kristus, hidup oleh Roh, mengasihi sebagaimana Dia mengasihi, dan mencerminkan Dia di dalam dunia.

Kita menyangkal diri, memikul salib, dan tetap setia bahkan ketika mengikuti Dia berharga mahal.

Dalam dunia Kristen yang terpecah-belah, kita mengingat bahwa Kristus tidak terbagi. Kita pertama-tama menjadi milik-Nya dan adalah anggota-anggota satu tubuh di bawah Dia sebagai Kepala.

Kita mengikut karena Kristus adalah Tuhan.

Uji Pemahaman Anda

  1. Pilihan ganda: Menurut Matius 7:24, siapakah yang dibandingkan dengan orang bijaksana yang membangun rumahnya di atas batu?

    • A. Siapa pun yang pernah mendengar tentang Yesus
    • B. Siapa pun yang mendengar perkataan Kristus dan melakukannya
    • C. Siapa pun yang lahir dalam keluarga Kristen
    • D. Siapa pun yang menghindari segala kesulitan
    Tampilkan jawaban yang disarankan

    B. Yesus berkata "setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya" sama seperti pembangun yang bijaksana. Mendengar Kristus bukan sekadar mengetahui perkataan-Nya; itu adalah membangun hidup kita di atasnya.

  2. Benar atau salah: Menurut 1 Yohanes 4:19, kita menaati perintah-perintah Kristus untuk memperoleh kasih-Nya.

    Tampilkan jawaban yang disarankan

    Salah. "Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita" (1 Yohanes 4:19). Ketaatan mengalir dari kasih yang telah diterima, bukan dari utang yang sedang kita coba lunasi.

  3. Kaitan Kitab Suci: Apa yang dikatakan Roma 6:3–4 terjadi melalui baptisan, dan apa yang kita dipanggil untuk lakukan sebagai hasilnya?

    Tampilkan jawaban yang disarankan

    Kita dibaptis dalam kematian Kristus dan dikuburkan bersama-Nya, supaya sama seperti Kristus dibangkitkan, kita juga dapat "hidup dalam hidup yang baru." Baptisan dipersatukan dengan cara hidup yang benar-benar baru, bukan hanya sebuah peristiwa masa lalu.

  4. Dengan kata-kata Anda sendiri: Apa artinya "menyangkal diri dan memikul salibmu setiap hari" (Lukas 9:23), dan apa yang bukan artinya?

    Tampilkan jawaban yang disarankan

    Itu berarti menyerahkan kesombongan, keinginan yang mementingkan diri sendiri, dan kehendak pribadi ketika hal-hal itu bertentangan dengan Kristus, serta bersedia menghadapi pengorbanan atau penolakan karena mengikuti Dia. Itu tidak berarti percaya bahwa hidup kita tidak bernilai — Kristus mati karena Dia menghargai kita.

  5. Tanggapan pribadi: 1 Korintus 1:13 bertanya, "Apakah Kristus terbagi-bagi?" Adakah tradisi, gelar, atau loyalitas kelompok dalam hidup Anda yang diam-diam telah menjadi lebih penting bagi Anda daripada Kristus sendiri?

    Tampilkan jawaban yang disarankan

    Tidak ada satu jawaban benar yang tunggal. Pertanyaan ini mengajak introspeksi diri yang jujur tentang apakah loyalitas manusiawi mana pun — denominasi, budaya, atau pribadi — telah mengambil tempat yang hanya menjadi hak Kristus sebagai Tuhan.

Tinjauan

  1. Apa artinya mengaku Yesus sebagai Tuhan (Roma 10:9)?
  2. Menurut Yohanes 10:27, apa yang dilakukan domba-domba Kristus?
  3. Bagaimana Roma 6:3–4 menghubungkan baptisan dengan "hidup dalam kebaruan hidup"?
  4. Apa artinya "mengenakan Tuhan Yesus Kristus" (Roma 13:14)?
  5. Apa yang diajarkan 1 Korintus 1:13 tentang loyalitas dan perpecahan Kristen?

Pertanyaan Renungan

  1. Apa artinya secara praktis bagi Kristus untuk menjadi Tuhan atas hidup Anda — bukan hanya keyakinan Anda, melainkan keputusan-keputusan Anda?
  2. Di manakah Allah meminta Anda untuk mendengar firman-Nya lebih dekat dan membangun hidup Anda di atasnya?
  3. Seperti apakah minggu ini jika Anda "mengenakan Kristus" dalam suatu hubungan atau situasi tertentu?
  4. Apa satu area di mana mengikuti Kristus telah memakan biaya bagi Anda, dan bagaimana Anda menanggapinya?
  5. Bagaimana Anda dapat menjaga diri agar tidak membiarkan tradisi, gelar, atau kelompok mana pun menjadi lebih besar di hati Anda daripada Kristus sendiri?

Setelah Pelajaran Ini

Bacalah Lukas 9:23–25 dan mintalah Allah menunjukkan kepada Anda satu cara khusus untuk menyangkal diri dan mengikuti Dia minggu ini.

Sebelum Anda menutup pembelajaran ini, berhentilah sejenak. Berdoalah. Mintalah Bapa, dalam nama Yesus, untuk menjadikan Kristus benar-benar Tuhan atas hidup Anda — bukan hanya dalam perkataan, melainkan dalam cara Anda mendengarkan, menaati, mengasihi, dan tetap setia, hari demi hari.

"Tuhan Yesus, jadilah Tuhan atas seluruh hidupku. Ajarilah aku untuk mendengar-Mu dan mengikuti-Mu."